Bursa Efek Indonesia mengumumkan bahwa Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap II Tahun 2023 Seri A, dengan kode seri SMRA04ACN2, akan berhenti diperdagangkan di bursa mulai 19 Oktober 2026 karena jatuh tempo. Obligasi ini diterbitkan pada 19 Oktober 2023 dengan nilai pokok Rp468 miliar dan bunga 7,35 persen per tahun, dan dibayar penuh sekaligus (bullet payment) pada tanggal jatuh temponya, tiga tahun setelah penerbitan.

Direksi Summarecon Agung, melalui surat bernomor 0711/IX/DIR/SMRA/26 yang ditandatangani Corporate Secretary Lydia Tjio pada 24 September 2026, memastikan kesiapan dana untuk pelunasan pokok obligasi tersebut. Perusahaan menyatakan akan membayar seluruh pokok senilai Rp468 miliar beserta bunga terakhir sebesar 7,35 persen per tahun pada 19 Oktober 2026, bertepatan dengan tanggal jatuh tempo.

Obligasi Seri A ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung, program penawaran umum berkelanjutan dengan target total dana Rp3 triliun. Pada tahap kedua penerbitan tahun 2023 ini, perusahaan juga menerbitkan Seri B senilai Rp432 miliar dengan bunga 8 persen per tahun yang baru jatuh tempo pada 19 Oktober 2028. Obligasi dijamin dengan seluruh kekayaan perusahaan tanpa jaminan khusus, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Saat diterbitkan, obligasi ini memperoleh peringkat idA+ dari Pefindo.