PT Soechi Lines Tbk menyampaikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia terkait perubahan lebih dari 20 persen pada total aset dan total liabilitas dalam laporan keuangan sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026, dibandingkan dengan laporan tahunan auditan per 31 Desember 2025. Total aset perseroan tercatat US$727.988.706, naik 20,62 persen dari US$603.523.153. Kenaikan ini terutama berasal dari penambahan armada kapal tanker melalui entitas anak, yang mendorong nilai aset tetap bersih naik menjadi US$628.453.029 dari sebelumnya US$514.209.909.

Di sisi liabilitas, total utang perseroan melonjak 47,18 persen menjadi US$289.749.762 dari US$196.870.847, terutama karena tambahan pinjaman bank untuk membiayai pembelian kapal tanker tersebut. Pinjaman bank jangka panjang, termasuk bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun, naik menjadi US$215.227.519 dari US$145.190.457. Surat penjelasan ini ditandatangani Paula Marlina, Direktur dan Sekretaris Perusahaan, pada 26 Oktober 2026.

Dari laporan laba rugi, pendapatan neto sembilan bulan 2026 tercatat US$137.492.666, naik dari US$118.036.314 pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih yang menjadi hak pemilik entitas induk melonjak ke US$32.269.397 dari US$12.074.767, membuat laba per saham naik ke US$0,0046 dari US$0,0017. Total ekuitas naik menjadi US$438.238.944 dari US$406.652.306, setelah perseroan membagikan dividen tunai US$793.994 selama periode tersebut, sementara kas dan setara kas justru menyusut ke US$10.166.309 dari US$21.783.677.