PT Fitch Ratings Indonesia pada 23 Oktober 2026 mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) di level AA+(idn) dengan outlook stabil. Peringkat setara juga diberikan untuk kelas utang senior tanpa jaminan perusahaan, untuk program Obligasi Berkelanjutan VII senilai maksimum Rp20 triliun, dan untuk program Sukuk Ijarah Berkelanjutan I senilai maksimum Rp8 triliun. Surat hasil pemeringkatan bernomor 205/DIR/RATLTR/X/2026 itu diterima manajemen TBIG pada tanggal yang sama dan baru dipublikasikan ke Bursa Efek Indonesia pada 26 Oktober 2026, ditandatangani oleh Helmy Yusman Santoso selaku CFO dan Sekretaris Perusahaan.

Secara rinci, afirmasi AA+(idn) berlaku untuk seluruh tahap penerbitan yang masih berjalan, mulai dari Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV, V, dan VI, Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I sampai V, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I sampai V, hingga sisa Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2016. Nilai pokok tiap tahap bervariasi cukup lebar, dari sekitar Rp43 miliar untuk sebagian seri Obligasi Berkelanjutan II yang jatuh tempo 15 Oktober 2031, sampai Rp1,87 triliun untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap VI Seri B yang jatuh tempo 21 Maret 2030. Jatuh tempo seluruh instrumen ini tersebar dari Februari 2027 hingga Agustus 2031.

Dalam suratnya, Fitch menjelaskan bahwa peringkat AA+(idn) berarti risiko gagal bayar TBIG dinilai sangat rendah dibandingkan emiten lain di Indonesia, hanya sedikit berbeda dari emiten dengan peringkat tertinggi di dalam negeri. Fitch juga menegaskan bahwa pemeringkatan ini bukan rekomendasi untuk membeli, menjual, atau menahan efek apa pun, melainkan semata penilaian kualitas kredit. Periode rating berjalan dari 23 Oktober 2026 sampai 23 Oktober 2027, dan Fitch berkomitmen memperbarui surat peringkat ini setidaknya sekali setahun.