PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO) per 30 Juni 2026 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan yang ditandatangani Edi Yoga Prasetyo selaku Pejabat Sementara Presiden Direktur ini merujuk pada IPO TUGU yang efektif pada 28 Mei 2018 dengan total dana yang diperoleh Rp684,44 miliar. Setelah dipotong biaya penawaran umum Rp25,74 miliar, hasil bersih yang bisa digunakan perusahaan mencapai Rp658,70 miliar. Hingga akhir Juni 2026, TUGU telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp586,09 miliar atau 88,98 persen dari hasil bersih, sehingga masih menyisakan Rp72,61 miliar atau 11,02 persen yang belum tersalurkan.
Dari empat pos rencana penggunaan dana sesuai prospektus, tiga di antaranya sudah terealisasi penuh 100 persen, yaitu Rp184,44 miliar untuk infrastruktur pemasaran, Rp184,44 miliar untuk IT dan operasional lainnya, serta Rp92,22 miliar untuk rebranding dan promosi produk. Satu pos yang belum tuntas adalah penyertaan modal pada entitas anak, yang semula direncanakan Rp197,61 miliar namun baru terealisasi Rp125 miliar atau 63,26 persen. Selisih penyertaan modal yang belum disalurkan inilah yang menjadi komponen utama dari sisa dana Rp72,61 miliar tersebut.
Sisa dana itu untuk sementara ditempatkan sebagai deposito di Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Veteran, yang dalam laporan disebutkan berstatus afiliasi dengan TUGU. Rinciannya, Rp25 miliar berbunga 5,5 persen dan Rp13,35 miliar berbunga 5,5 persen dengan tenor masing-masing 30 hari, Rp9,26 miliar berbunga 6,8 persen dengan tenor 30 hari, serta Rp25 miliar berbunga 7,5 persen dengan tenor 92 hari. Dari sisi biaya penawaran umum, komponen terbesar adalah biaya jasa penjaminan (underwriting fee) Rp14,04 miliar atau 2,05 persen dari total dana IPO, disusul biaya lain-lain yang dapat diatribusikan langsung sebagai biaya emisi sebesar Rp9,20 miliar atau 1,34 persen. Laporan ini ditandatangani secara elektronik oleh Aldy Rifianto, Financial Accounting Group Head TUGU, pada 23 Agustus 2026.
