PT Victoria Investama Tbk (VICO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 18 September 2026 di Graha BIP, Jakarta Selatan, yang dihadiri pemegang saham mewakili 13.982.928.786 saham atau 91,89 persen dari total 15.217.075.658 saham perseroan. Rapat dipimpin jajaran direksi dan komisaris, yaitu Direktur Utama Aldo Jusuf Tjahaja, Direktur Ruly Dwi Rahayu, Komisaris Utama Untung Woenardi, dan Komisaris Independen Retno Dwiyanti. Agenda tunggal rapat adalah persetujuan penggunaan sebagian laba ditahan tahun buku 2025 untuk dibagikan sebagai dividen tunai, dengan nilai Rp121.736.605.264 atau 8,27 persen dari saldo laba ditahan perseroan, setara Rp8 untuk setiap saham.
Keputusan ini tidak disetujui secara bulat. Dari total suara yang hadir, 9.932.070.348 suara atau 71,03 persen menyatakan setuju, sementara 4.050.850.438 suara atau 28,97 persen menyatakan tidak setuju, dan tidak ada suara abstain. Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan atau pendapat selama pembahasan agenda ini, meski hampir sepertiga suara akhirnya menolak keputusan dividen tersebut.
Perseroan juga merinci jadwal pembagian dividen. Periode perdagangan saham yang masih mengandung hak dividen berakhir pada 28 September 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta 30 September 2026 untuk pasar tunai. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan 30 September 2026 pukul 16.00 WIB, dan pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 22 Oktober 2026 melalui KSEI bagi pemegang saham tanpa warkat. Rapat juga memberi wewenang penuh kepada direksi untuk mengatur tata cara dan jadwal teknis pelaksanaan pembayaran dividen tersebut. Laporan ini merupakan koreksi atas surat perseroan sebelumnya bernomor 018/VI/DIR/IX/2026 yang membahas topik sama, namun isi hasil keputusan yang disampaikan pada koreksi ini tidak berbeda dari yang telah dipaparkan.
