Wakaf Istiqlal Masuk Bursa, Jangan Kejar Return Tinggi
Guru besar UI Budi Frensidy menilai dana wakaf Istiqlal boleh dikembangkan di pasar modal syariah, asalkan nilai pokoknya tetap terjaga.
11 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Wacana penempatan dana wakaf Masjid Istiqlal ke pasar modal syariah mendapat tanggapan dari Guru Besar Universitas Indonesia sekaligus pengamat pasar modal, Budi Frensidy. Ia menilai langkah ini bisa menjadi terobosan yang baik, namun pengelolaannya tidak boleh mengorbankan keamanan dana demi mengejar imbal hasil yang tinggi. Isu ini penting karena menyangkut cara aset wakaf umat dikelola secara produktif tanpa menghilangkan fungsi sosialnya.
Menurut Budi, secara prinsip tidak ada masalah jika dana wakaf ditempatkan di pasar modal selama menggunakan instrumen syariah, dikelola secara profesional dan transparan, serta disesuaikan dengan profil risiko yang tepat. Konsep wakaf produktif memang membuka peluang bagi dana wakaf untuk menghasilkan return, sehingga manfaat ekonominya dapat terus disalurkan kepada masyarakat dalam jangka panjang.
Meski begitu, Budi mengingatkan bahwa menjaga kelestarian nilai pokok wakaf adalah prinsip yang tidak boleh diabaikan. Ia menegaskan orientasi investasi tidak boleh mengejar return tinggi dengan mengambil risiko berlebihan, dan dana wakaf juga tidak boleh dipandang sebagai sumber likuiditas baru untuk menopang pasar saham. Bagi Budi, pasar modal harus diposisikan sebagai sarana pengelolaan wakaf, bukan tujuan akhir.
Untuk menjaga keamanan dana, Budi mendorong penerapan diversifikasi investasi, penetapan batas risiko yang jelas, serta pemilihan instrumen syariah yang prudent. Pengawasan dan pelaporan pengelolaan dana wakaf juga perlu dilakukan secara transparan agar masyarakat dapat memantau bagaimana dana tersebut dikelola.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
wakafMasjid Istiqlalpasar modal syariahbursa efek
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.