Bursa Efek Indonesia mengumumkan bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), emiten yang saat ini tercatat di Papan Pemantauan Khusus, telah mendapat persetujuan untuk merestrukturisasi 12 seri obligasi dan sukuk sekaligus. Seri yang direstrukturisasi adalah Obligasi Berkelanjutan I Tahap I 2020 Seri A, B, dan C (WIKA01ACN1, WIKA01BCN1, WIKA01CCN1), Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2021 Seri A, B, dan C (WIKA01ACN2, WIKA01BCN2, WIKA01CCN2), Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2022 Seri A, B, dan C (WIKA03ACN1, WIKA03BCN1, WIKA03CCN1), serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II 2021 Seri A, B, dan C (SMWIKA01ACN2, SMWIKA01BCN2, SMWIKA01CCN2).

Untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2022 senilai pokok Rp1,20 triliun, Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) digelar 27 Juli 2026 dan dihadiri pemegang obligasi yang mewakili 91,469% dari total obligasi yang belum dilunasi. Setelah suara abstain diperhitungkan sebagai suara setuju sesuai POJK No. 14 Tahun 2025, tingkat persetujuan mencapai 86,204%. RUPO memutuskan jatuh tempo Seri A dan B, semula 3 November 2027, diundur menjadi 3 November 2028, dengan bunga tetap masing-masing 9,90% dan 10,50% per tahun tidak berubah.

Untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2021 senilai pokok Rp2,5 triliun, RUPO digelar 31 Juli 2026 dengan kuorum kehadiran 89,466%. Suara yang setuju secara langsung hanya 72,169%, sementara 15,397% menolak dan 12,434% abstain. Setelah suara abstain dihitung mengikuti suara mayoritas sesuai ketentuan OJK, persetujuan naik menjadi 84,603%. RUPO menyetujui pengunduran jatuh tempo Seri A, B, dan C, dari semula 3 Maret 2028 menjadi 3 Maret 2029.

Untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I 2020 Seri A, B, dan C, jatuh tempo yang semula 18 Desember 2027 diundur menjadi 18 Desember 2028. Selain itu, pembayaran bunga ke-23 yang seharusnya utuh pada satu tanggal kini dipecah menjadi tiga tahap: 20% dibayarkan 18 Desember 2026, 40% pada 18 Desember 2027, dan sisa 40% pada 18 Juni 2028. Pola serupa, jatuh tempo mundur dan sebagian bunga dicicil bertahap, juga berlaku pada Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2021 Seri A.