PT Maybank Sekuritas Indonesia, yang tercatat dengan kode penerbit waran ZP di Bursa Efek Indonesia, menyampaikan term sheet penawaran umum untuk sepuluh seri call warrant baru dengan saham acuan ARTO, ASII, BRMS, BRPT, CTRA, CUAN, EMTK, ENRG, HRUM, dan KIJA. Setiap seri dicatatkan sebanyak 500 juta unit, dengan opsi penerbitan tambahan hingga 500 juta unit lagi untuk mendukung peran Maybank sendiri sebagai liquidity provider atau penjaga likuiditas perdagangan waran tersebut. Jadwalnya, menurut estimasi dalam dokumen, masa penawaran dan penetapan harga berlangsung 6 Oktober 2026, penjatahan 7 Oktober, pengembalian uang pemesanan jika ada pada 8 Oktober, dan pencatatan di bursa 9 Oktober 2026. Seluruh waran berjenis Eropa dengan tanggal pelaksanaan yang sama, 30 Juli 2027, atau sekitar 10 bulan sejak pencatatan.
Dari tujuh seri yang rinciannya lengkap tercantum dalam dokumen, harga pelaksanaan atau strike price mengikuti kisaran harga saham masing-masing acuan. BRMS dipatok Rp356 sampai Rp2.130 dengan rasio konversi 9 waran untuk 1 saham, CUAN Rp468 sampai Rp2.810 dengan rasio 11 banding 1, HRUM Rp476 sampai Rp2.850 dengan rasio 9 banding 1, ENRG Rp735 sampai Rp4.410 dengan rasio 12 banding 1, CTRA Rp316 sampai Rp1.890 dengan rasio 7 banding 1, KIJA Rp102 sampai Rp610 dengan rasio 3 banding 1, dan EMTK Rp260 sampai Rp1.560 dengan rasio 9 banding 1. Seluruh seri ditawarkan dengan harga penawaran awal yang sama, Rp10 sampai Rp300 per unit.
Mekanisme penyelesaiannya tunai dan otomatis pada tanggal pelaksanaan, tanpa penyerahan saham. Pada tanggal itu, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menghitung selisih antara harga penyelesaian, yaitu rata-rata harga penutupan saham acuan selama lima hari bursa terakhir, dengan harga pelaksanaan, lalu dibagi rasio konversi. Jika hasilnya positif, pemegang waran menerima pembayaran tunai selambatnya satu hari bursa setelah tanggal penyelesaian melalui KSEI. Namun jika hasil hitungan nol atau negatif, alias harga saham acuan tidak pernah melampaui harga pelaksanaan, seluruh waran yang beredar berakhir tanpa pembayaran apa pun kepada pemegangnya.
