PT Maybank Sekuritas Indonesia, dengan kode penerbit ZP, menyampaikan term sheet penawaran umum atas delapan seri waran terstruktur tipe call baru dengan masa berlaku 10 bulan sejak pencatatan. Kedelapan waran ini memakai saham PT Vale Indonesia (INCO), PT Map Aktif Adiperkasa (MAPA), PT Bukit Asam (PTBA), PT Pakuwon Jati (PWON), PT Raharja Energi Cepu (RATU), PT Semen Indonesia (SMGR), PT Summarecon Agung (SMRA), dan PT Telkom Indonesia (TLKM) sebagai acuan harga. Masing-masing waran mencatatkan 500 juta unit di Bursa Efek Indonesia pada 9 November 2026, dengan opsi tambahan penerbitan hingga 500 juta unit lagi untuk kebutuhan Maybank Sekuritas sendiri selaku penyedia likuiditas.

Harga penawaran dan harga pelaksanaan setiap waran berbeda-beda. Waran INCOZPCQ7A ditawarkan Rp26 dengan harga pelaksanaan Rp3.000 dan rasio konversi 40 waran untuk 1 saham INCO. Waran MAPAZPCQ7A ditawarkan Rp19, harga pelaksanaan Rp650, rasio 7 banding 1. Waran PTBAZPCQ7A ditawarkan Rp36 dengan harga pelaksanaan Rp3.500. Waran PWONZPCQ7A ditawarkan Rp15, harga pelaksanaan Rp300, rasio 3 banding 1. Waran RATUZPCQ7A ditawarkan Rp17, harga pelaksanaan Rp1.800, rasio 40 banding 1. Waran SMGRZPCQ7A ditawarkan Rp29, harga pelaksanaan Rp1.300, rasio 15 banding 1. Waran SMRAZPCQ7A ditawarkan Rp17, harga pelaksanaan Rp300, rasio 3 banding 1. Waran TLKMZPCQ7A ditawarkan Rp43, harga pelaksanaan Rp1.800, rasio 14 banding 1.

Masa penawaran kedelapan waran ditutup pada 4 November 2026, bertepatan dengan tanggal penetapan harga. Penjatahan rampung sehari setelahnya, 5 November 2026, dan jika ada sisa pemesanan yang dikembalikan, uangnya cair paling lambat 6 November 2026. Seluruh waran diperdagangkan di bursa mulai 9 November 2026 sampai 26 Agustus 2027, dengan tanggal pelaksanaan pada 31 Agustus 2027. Penyelesaiannya tunai dan otomatis jika pada tanggal itu posisi waran masih untung, dihitung dari selisih rata-rata harga penutupan saham acuan lima hari bursa sebelum tanggal pelaksanaan dengan harga pelaksanaan, dibagi rasio konversi. Jika hasil hitungan itu nol atau negatif, seluruh waran berakhir tanpa pembayaran apa pun kepada pemegangnya.