Badan Pusat Statistik mencatat tekanan harga pada Agustus 2026 tidak merata di seluruh Indonesia. Sebanyak 27 provinsi mengalami kenaikan harga secara bulanan, sementara 11 provinsi lainnya justru mencatat penurunan harga. Secara nasional, inflasi bulanan Agustus 2026 tercatat sebesar 0,21 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut kenaikan harga tertinggi terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dan Maluku, yang sama-sama mencatat inflasi 0,81 persen bulan ini. Sebaliknya, penurunan harga paling dalam terjadi di Papua Pegunungan, dengan deflasi mencapai 1,27 persen.

Angka BPSInflasi bulanan
0,21%Agustus 2026

Perubahan harga barang dan jasa dibanding bulan sebelumnya. Naik 0,35 poin dibanding Juli 2026. Posisinya di bawah rata-rata 12 bulan terakhir (0,24%).

Maret 2024: 0,52%April 2024: 0,25%Mei 2024: -0,03%Juni 2024: -0,08%Juli 2024: -0,18%Agustus 2024: -0,03%September 2024: -0,12%Oktober 2024: 0,08%November 2024: 0,30%Desember 2024: 0,44%Januari 2025: -0,76%Februari 2025: -0,48%Maret 2025: 1,65%April 2025: 1,17%Mei 2025: -0,37%Juni 2025: 0,19%Juli 2025: 0,30%Agustus 2025: -0,08%September 2025: 0,21%Oktober 2025: 0,28%November 2025: 0,17%Desember 2025: 0,64%Januari 2026: -0,15%Februari 2026: 0,68%Maret 2026: 0,41%April 2026: 0,13%Mei 2026: 0,28%Juni 2026: 0,44%Juli 2026: -0,14%Agustus 2026: 0,21%MarJunSepDesMarJunSepDesMarJunAgu2024202520261,650,00-0,76September 2025: 0,21%Oktober 2025: 0,28%November 2025: 0,17%Desember 2025: 0,64%Januari 2026: -0,15%Februari 2026: 0,68%Maret 2026: 0,41%April 2026: 0,13%Mei 2026: 0,28%Juni 2026: 0,44%Juli 2026: -0,14%Agustus 2026: 0,21%SepNovJanMarMeiJulAgu202520260,680,00-0,15

Sumber: Badan Pusat Statistik, Inflasi Bulanan (M-to-M). Diolah The Signal.

Dari sisi komponen, kenaikan harga nasional bulan ini terutama didorong oleh kelompok harga bergejolak, yaitu bahan pangan dan barang yang harganya gampang naik turun mengikuti musim dan pasokan. Komponen ini naik 0,88 persen pada Agustus dan menyumbang 0,15 poin persentase terhadap inflasi nasional 0,21 persen, porsi terbesar dibanding komponen lain. Ateng mengatakan komponen inti turut mengalami inflasi, sementara komponen harga yang diatur pemerintah, seperti tarif dan harga yang ditetapkan negara, justru mengalami deflasi.