PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengumumkan pelaksanaan penggabungan saham atau reverse stock setelah mendapat persetujuan RUPS pada 22 Agustus 2026. Rasio penggabungan ditetapkan 2:43, dengan nilai nominal saham berubah dari Rp192.837 menjadi Rp819.273 per saham. Jumlah saham beredar perseroan turun dari 192.837 saham menjadi 12.983 saham setelah aksi korporasi ini berlaku.

Perseroan menetapkan 22 Agustus 2026 sebagai hari terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di seluruh pasar. Perdagangan saham dengan nilai nominal baru mulai berlaku di pasar reguler dan negosiasi pada 23 Agustus 2026, sementara di pasar tunai mulai 24 Agustus 2026.

Untuk pemegang saham yang kepemilikannya menjadi pecahan di bawah satu lot akibat penggabungan ini, perseroan menunjuk Lorem Siaga sebagai pembeli siaga saham odd lot. Periode pembelian berlangsung 22 sampai 24 Agustus 2026 dengan harga Rp129.308 per saham, dan jadwal pembelian saham yang jumlahnya tidak memenuhi satu satuan perdagangan di bursa ditetapkan pada 22 Agustus 2026.