RUPS AADI menyetujui pemecahan saham rasio 1:4, jumlah saham beredar naik dari 9.283 menjadi 182.973 lembar. BEI sudah beri persetujuan prinsip pada 22 Agustus 2026.
22 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menggelar RUPS pada 22 Agustus 2026 yang menyetujui rencana pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1 banding 4. Bursa Efek Indonesia memberikan persetujuan prinsip atas aksi ini pada tanggal yang sama. Dengan pemecahan ini, nilai nominal saham berubah dari Rp1.123 menjadi Rp1.287 per lembar, sementara jumlah saham beredar bertambah dari 9.283 lembar menjadi 182.973 lembar.
Selain saham biasa, AADI juga memiliki 1.238 unit Waran Seri I yang masih beredar dan berstatus sebagai efek bersifat ekuitas yang bisa dikonversi menjadi saham baru sebelum pelaksanaan stock split ini dijalankan. Dalam dokumen keterbukaan, penilai independen yang ditunjuk perseroan menyimpulkan hasil pendapat kewajaran atas transaksi ini adalah wajar. Perseroan memperkirakan pelaksanaan pemecahan saham berlangsung pada 22 Agustus 2026, bersamaan dengan tanggal RUPS dan persetujuan BEI tersebut.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.