PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menyampaikan keterbukaan informasi mengenai rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) kepada pemegang saham. Pengumuman RUPS diterbitkan 22 Agustus 2026, RUPS untuk membahas rencana ini dijadwalkan berlangsung 23 Agustus 2026, dan keterbukaan informasi yang lebih lengkap akan diterbitkan sehari setelahnya, 24 Agustus 2026.

Dalam skema HMETD ini, AADI berencana menerbitkan maksimal 8.273 saham baru, disertai maksimal 182.793 efek turunan sejenis waran yang menyertai penerbitan tersebut. Perseroan memperkirakan periode pelaksanaan penambahan modal berlangsung mulai 22 sampai 24 Agustus 2026.

Sebagian setoran modal dalam aksi ini rencananya berbentuk aset selain uang tunai, yaitu penyetoran saham atau inbreng saham. Penilai independen telah menilai kewajaran transaksi tersebut per 22 Agustus 2026 dan menyatakan hasilnya wajar. Adapun rencana penggunaan dana hasil penambahan modal ini baru mengungkap satu pos penggunaan dengan porsi 10 persen dari total dana, sementara rincian penggunaan sisanya belum diungkapkan dalam laporan ini.