PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), induk merek AZKO, ATARU, Pendopo, dan NEKA, serta anak usaha Toys Kingdom, melaporkan penjualan bersih Rp6,9 triliun untuk periode sembilan bulan hingga 30 September 2026, naik 8,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp604,7 miliar, naik 25,7 persen. Pertumbuhan penjualan di toko yang sudah beroperasi minimal setahun (Same Store Sales Growth atau SSSG) tercatat 2,4 persen, didukung kinerja wilayah Jakarta dan perbaikan di luar Jawa, sementara Jawa di luar Jakarta relatif stabil.
Hingga akhir September 2026, jaringan AZKO mencapai 282 toko setelah menambah 19 gerai baru sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, termasuk lima lokasi baru pada kuartal ketiga yaitu Tomohon, Baubau, Bengkalis, Jepara, dan Mamuju. Jaringan NEKA bertambah menjadi 31 toko, termasuk 21 toko baru yang dibuka sepanjang tahun ini. Realisasi belanja modal atau CapEx Perseroan mencapai Rp144,8 miliar, setara 32 hingga 36 persen dari total anggaran CapEx 2026, yang dipakai untuk ekspansi jaringan toko dan pembaruan konsep gerai AZKO.
Di sisi tata kelola, skor Perseroan dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) naik dari 85,85 menjadi 95,76, mengangkat predikatnya dari "Good" ke "Very Good". ACES juga menerima penghargaan Best Responsibility of the Board kategori Mid Cap dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) pada 2026, dan menjadi satu-satunya emiten ritel yang mendapat penghargaan dalam ajang tersebut. Direktur ACES, Gregory S. Widjaja, menyebut pertumbuhan kinerja didukung oleh produktivitas toko eksisting, efisiensi operasional, dan program pemasaran berbasis komunitas, serta rencana ekspansi lanjutan jaringan AZKO dan NEKA ke kota-kota baru.
