ADHI Akui Ada Risiko Telat Bayar Bunga Obligasi Rp182 M
Adhi Karya mengaku ada risiko gagal membayar bunga obligasi setelah RUPO menolak proposal restrukturisasi, dan menyiapkan RUPO lanjutan pada 11 September 2026.
13 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Adhi Karya (Persero) Tbk menjawab permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia menyusul gagalnya Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 6 Agustus 2026 menyetujui perubahan syarat Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022. Dalam surat bernomor 322/SP-VIII/2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Siswanto, perseroan menyatakan telah berkoordinasi dengan PT Bank Mega Tbk selaku wali amanat untuk menggelar RUPO lanjutan pada 11 September 2026. Pengumuman RUPO lanjutan itu sudah disebarkan lewat surat kabar, situs web Bursa, dan situs web perseroan.
Pembayaran bunga ke-17 obligasi tersebut untuk seri B dan seri C dijadwalkan jatuh tempo pada 24 Agustus 2026. Adhi Karya menyatakan akan mengumumkan kesiapan dananya sehari sebelum tanggal jatuh tempo itu, mengikuti ketentuan Bursa nomor IV.2.12. Untuk tiga kali pembayaran bunga yang menjadi agenda RUPO yang ditolak, yaitu bunga ke-17, ke-18, dan ke-19, perseroan merinci kebutuhan dana masing-masing sebesar Rp60.824.400.000 per pembayaran, sehingga totalnya mencapai Rp182.473.200.000.
Perseroan secara terbuka mengakui adanya risiko tidak dapat membayar bunga sesuai jadwal setelah RUPO tidak disetujui. Mitigasi yang disebut baru sebatas koordinasi dengan Bank Mega untuk menyelenggarakan RUPO lanjutan. Bursa turut mengingatkan bahwa berdasarkan ketentuan IV.2.12, jika perusahaan tercatat tidak siap membayar kewajiban atas efek, baik bunga, fee, bagi hasil, maupun pokok, maka wajib menyampaikannya ke Bursa paling lambat satu hari bursa sebelum tanggal jatuh tempo.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ADHI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.