Bursa Efek Indonesia mengumumkan bahwa dua instrumen utang PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), yaitu Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2023 Seri A dengan kode AGII03ACN1 senilai Rp41 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2023 Seri A dengan kode SIAGII03ACN1 senilai Rp35,5 miliar, akan jatuh tempo pada 10 Oktober 2026. Kedua efek yang pertama kali diterbitkan pada 10 Oktober 2023 ini akan dihapus dari pencatatan dan tidak lagi bisa diperdagangkan di BEI mulai 12 Oktober 2026.

Kepastian pelunasan ini disampaikan Samator Indo Gas melalui surat bernomor 207/SIG-IX/2026 tertanggal 10 September 2026 yang ditandatangani Imelda Mulyani Harsono, Wakil Direktur Utama sekaligus Corporate Secretary perusahaan. Dalam surat itu, perusahaan menyatakan dana untuk melunasi pokok obligasi dan sukuk tersebut, dengan total Rp76,5 miliar, sudah tersedia di rekening bank milik perseroan dan siap disetorkan ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai jadwal yang ditentukan. Laporan ini merupakan pemenuhan kewajiban sesuai Peraturan BEI Nomor I-E poin IV.2.11, yang mewajibkan perusahaan tercatat melaporkan kesiapan dana pelunasan paling lambat 15 hari bursa sebelum efek jatuh tempo.