PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), produsen gas industri, melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia bahwa perusahaan telah menyiapkan dana untuk melunasi dua instrumen utang yang jatuh tempo pada 10 Oktober 2026. Dana tersebut terdiri dari pokok Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2023 Seri A dengan kode AGII03ACN1 senilai Rp41 miliar, dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2023 Seri A dengan kode SIAGII03ACN1 senilai Rp31,5 miliar, sehingga totalnya Rp72,5 miliar.

Perusahaan menyatakan dana itu sudah tersedia di rekening bank miliknya dan siap disetorkan ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai jadwal pelunasan. Laporan ini diterbitkan untuk memenuhi Peraturan BEI Nomor I-E angka IV.2.11, yang mewajibkan perusahaan tercatat menyampaikan kesiapan dana pelunasan efek paling lambat 15 hari bursa sebelum jatuh tempo.

Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Meyliana selaku Manager, sementara surat pemberitahuan resmi ke BEI ditandatangani Imelda Mulyani Harsono selaku Wakil Direktur Utama merangkap Corporate Secretary. Perseroan menyatakan tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha dari kejadian ini.