Central Energi Pratama (CEP) melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikannya di PT Andira Agro Tbk (ANDI) berkurang dari 4.650.030.000 lembar saham menjadi 2.264.500.000 lembar saham per 26 Oktober 2026. Selisihnya, 2.385.530.000 lembar saham atau sekitar 51,3 persen dari kepemilikan CEP sebelumnya, dilepas dengan tujuan divestasi pada harga Rp30 per saham. Akibatnya, hak suara CEP di ANDI turun drastis dari 49,733 persen menjadi 24,22 persen.

Dalam dokumen pelaporan, jenis transaksi ini tercatat sebagai repurchase agreement dengan status penjualan tidak langsung, klasifikasi saham biasa. Harga Rp30 per saham yang jauh di bawah kisaran harga pasar umum mengindikasikan transaksi ini merupakan kesepakatan yang dinegosiasikan di luar mekanisme jual beli terbuka di bursa.

Pelepasan saham CEP ini terjadi di tengah rangkaian perubahan kepemilikan di Andira Agro pekan ini. Pada hari yang sama, pemegang saham lama APS dilaporkan melepas seluruh 699,97 juta sahamnya hingga hak suaranya menjadi nol persen, sementara PJS tercatat sebagai pengendali baru lewat akuisisi sekitar 33 persen saham pengendali.