PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) mengirimkan surat pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bernomor 255/DIR-IX/2026 tanggal 15 September 2026, ditandatangani Corporate Secretary Frieda Salvantina. Rapat dijadwalkan Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di Function Room, Residence 8 Lantai 7, Jl. Senopati No. 8B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 14 September 2026 pukul 16.00 WIB, dan kehadiran fisik di ruang rapat dibatasi maksimal 30 orang karena keterbatasan kapasitas, selain opsi hadir elektronik lewat aplikasi eASY.KSEI.

Agenda pertama rapat adalah persetujuan mengubah Pasal 4 anggaran dasar perseroan terkait reklasifikasi saham. Saat ini modal dasar APEX terbagi atas 6.000.000.000 saham bernilai nominal Rp500 per saham. Perseroan mengajukan penambahan kelas saham baru sehingga ke depan saham perseroan terbagi menjadi Seri A dengan nilai nominal Rp500 per saham dan Seri B dengan nilai nominal Rp325 per saham.

Agenda kedua adalah persetujuan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan 218.090.317 saham seri B baru bernilai nominal Rp325 per saham. Yang membedakan rencana ini dari penambahan modal biasa adalah cara pembayarannya: bukan disetor tunai, melainkan dengan mengompensasikan hak tagih pihak ketiga atau kreditor terhadap perseroan, alias utang perseroan langsung ditukar menjadi saham. Perseroan menyebut langkah ini merujuk pada Peraturan OJK Nomor 32/POJK.04/2015 juncto POJK Nomor 14/POJK.04/2019, yang memang mengatur penambahan modal untuk memperbaiki posisi keuangan perusahaan terbuka. Agenda ketiga adalah pemberian kuasa kepada direksi untuk mengurus seluruh dokumen dan perizinan yang diperlukan untuk merealisasikan dua keputusan tersebut.

Bagi pemegang saham yang berhalangan hadir dan ingin diwakili kuasa, asli surat kuasa harus sudah diserahkan ke perseroan paling lambat 6 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB. Bahan rapat dapat diunduh di situs web perseroan sejak tanggal pemanggilan hingga hari pelaksanaan RUPSLB.