PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) resmi merampungkan pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) pada 19 Oktober 2026. Perseroan menerbitkan 218.090.317 saham baru seri B dengan harga pelaksanaan Rp325 per saham, sama dengan nilai nominalnya. Saham baru itu resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 20 Oktober 2026.

Seluruh saham baru diserap oleh dua pihak, yaitu HSBC Bank PLC yang menerima 62.311.515 saham dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited yang menerima 155.778.802 saham. Jika dihitung dari harga pelaksanaan, nilai penerbitan ini sekitar Rp70,88 miliar, namun Perseroan menegaskan tidak ada dana tunai yang masuk ke kas perusahaan. Penyetoran saham dilakukan dengan mengompensasikan hak tagih utang milik Kreditor Sindikasi Luar Negeri, sebagaimana telah diuraikan dalam rangkaian keterbukaan informasi sejak 31 Agustus, 23 September, 2 Oktober, dan 5 Oktober 2026. Transaksi ini pada dasarnya adalah konversi utang menjadi saham.

Sebelum transaksi, total modal ditempatkan dan disetor Apexindo berjumlah 3.546.466.661 saham seri A. Setelah penambahan modal ini, total modal ditempatkan dan disetor Perseroan menjadi 3.764.556.978 saham, terdiri dari 3.546.466.661 saham seri A dan 218.090.317 saham seri B baru. Rapat umum pemegang saham terkait transaksi ini sendiri telah digelar pada 7 Oktober 2026, menyusul keterbukaan informasi pada 5 Oktober 2026.