Dewan Komisaris PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), Arya Pradana Setiadharma, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia membeli 300.000 saham ARKO di pasar pada 22 Oktober 2026. Pembelian dilakukan secara tidak langsung dengan harga Rp1.398 per saham, sehingga nilai total transaksi mencapai sekitar Rp419,4 juta. Dalam laporan tersebut, tujuan transaksi disebutkan sebagai investasi.

Dengan pembelian ini, kepemilikan saham Arya di ARKO naik dari 2.145.000 lembar menjadi 2.445.000 lembar, bertambah 300.000 lembar atau setara 13,99 persen dari jumlah yang dipegangnya sebelum transaksi. Hak suaranya di perusahaan ikut naik, dari 0,07 persen menjadi 0,08 persen dari total saham ARKO yang beredar. Laporan ini disampaikan sesuai kewajiban keterbukaan bagi direksi dan komisaris berdasarkan POJK Nomor 4/2024 tentang pelaporan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Transaksi ini menambah rangkaian pembelian saham oleh jajaran insider ARKO dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, jajaran direksi perseroan juga melaporkan pembelian saham ARKO di pasar dengan nilai sekitar Rp1,48 miliar.