ARKO Kontrak Konstruksi PLTA Pongbembe 20 MW Senilai Rp288 M
Anak usaha ARKO, Nosu dan Aekon, teken kontrak konstruksi PLTA Pongbembe 20 MW senilai Rp287,98 miliar, setara 56 persen ekuitas perseroan per akhir 2025.
9 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) mengumumkan bahwa dua anak usahanya, PT Nosu Hydro dan PT Arkora Ekon Indonesia (Aekon), menandatangani perjanjian konstruksi pada 7 September 2026 untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pongbembe berkapasitas 20 megawatt. Perjanjian bernomor 007.SP/NH/IX/2026 ini bernilai Rp287.981.228.000, hampir Rp288 miliar.
Nilai kontrak ini setara 56 persen dari ekuitas ARKO yang tercatat Rp516,2 miliar per 31 Desember 2025, sehingga tergolong transaksi material menurut aturan OJK. Namun karena Nosu dan Aekon merupakan anak usaha yang sahamnya dikuasai ARKO secara langsung maupun tidak langsung di atas 99 persen, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban meminta persetujuan RUPS maupun menggunakan jasa penilai independen. Ketiga perusahaan ini juga memiliki jajaran direksi dan komisaris yang tumpang tindih: Aldo Henry Artoko menjabat Direktur Utama ARKO sekaligus Komisaris Nosu dan Direktur Utama Aekon, Ricky Hartono menjabat Direktur ARKO sekaligus Direktur Nosu dan Komisaris Utama Aekon, sementara Ismu Nugroho menjabat Direktur ARKO sekaligus Komisaris Aekon.
Manajemen ARKO menyebut transaksi dengan pihak terafiliasi ini dipilih karena memudahkan koordinasi dan menjaga kerahasiaan strategi bisnis dibanding bekerja sama dengan pihak ketiga yang tidak terafiliasi. Perseroan menyatakan transaksi ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangannya, dan tetap wajib melaporkan transaksi ini kepada Otoritas Jasa Keuangan meski tidak memerlukan pengumuman lebih lanjut kepada publik.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ARKO? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.