ARKO Naikkan Pinjaman ke Anak Usaha Jadi Rp110 Miliar
Arkora Hydro menambah plafon pinjaman ke anak usahanya, PT Arkora Hydro Malili, dari Rp75 miliar menjadi Rp110 miliar, senilai 21 persen ekuitas perseroan.
3 November 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) menandatangani Addendum Ketiga atas Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham dengan anak usahanya, PT Arkora Hydro Malili (AHM), pada 30 Oktober 2026. Melalui addendum ini, batas maksimal pinjaman yang diberikan Arkora Hydro kepada AHM naik dari Rp75 miliar menjadi Rp110 miliar, bertambah Rp35 miliar. Nilai transaksi ini setara 21 persen dari ekuitas Arkora Hydro berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, sehingga tergolong transaksi material menurut aturan Otoritas Jasa Keuangan.
Meski tergolong material, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban memakai jasa penilai independen dan meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. Pengecualian ini berlaku karena AHM adalah perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki Arkora Hydro secara tidak langsung lebih dari 99 persen, melalui PT Arkora Tomoni Hydro dan PT Arjuna Hidro. Transaksi ini juga tergolong transaksi afiliasi karena Arkora Hydro dan AHM memiliki kesamaan manajemen: Aldo Artoko menjabat Direktur Utama di Arkora Hydro dan Komisaris di AHM, sementara Ricky Hartono menjabat Direktur di kedua perusahaan.
Manajemen beralasan transaksi dengan pihak terafiliasi ini memudahkan koordinasi dan menjaga kerahasiaan strategi bisnis dibandingkan jika dilakukan dengan pihak luar grup. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke OJK pada 3 November 2026, Direksi dan Dewan Komisaris Arkora Hydro menyatakan transaksi ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ARKO? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.