PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) mencatat rugi bersih Rp115,36 miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026, berbalik dari laba Rp9,66 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Akibatnya, ekuitas perusahaan turun 30,3 persen dari Rp384,51 miliar pada akhir Desember 2025 menjadi Rp268,07 miliar. Rugi bersih per saham dasar tercatat negatif Rp12,88, berbalik dari laba Rp1,08 per saham pada September 2025, dihitung dari 8.958.380.460 lembar saham beredar dengan nilai nominal Rp20 per saham. Laporan ini tidak diaudit dan ditandatangani oleh Presiden Direktur Jemmy Atmadja dan Direktur Norvin Osel pada 30 Oktober 2026.
Penyebab utama kerugian bukan dari bisnis asuransi itu sendiri. Hasil jasa asuransi neto, yaitu selisih antara pendapatan premi dengan beban klaim dan reasuransi, justru naik dari Rp18,59 miliar menjadi Rp53,97 miliar, ditopang beban klaim yang turun dari Rp284,09 miliar menjadi Rp233,21 miliar. Yang menyeret perusahaan ke zona merah adalah hasil investasi yang berbalik rugi Rp110,85 miliar dari sebelumnya untung Rp76,74 miliar, terutama karena portofolio efek dan reksadana yang dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi mencatat kerugian belum terealisasi Rp119,37 miliar, berbanding keuntungan Rp69,32 miliar pada periode sebelumnya. Dengan tambahan beban umum dan administrasi Rp49,56 miliar, perusahaan akhirnya rugi sebelum pajak Rp116,07 miliar, sedikit tertolong manfaat pajak tangguhan Rp705,2 juta.
Dari sisi posisi keuangan, total aset ASMI turun 26 persen dari Rp1,37 triliun menjadi Rp1,02 triliun, sejalan dengan turunnya aset reasuransi dari Rp583,36 miliar menjadi Rp382,36 miliar. Total liabilitas juga turun dari Rp988,51 miliar menjadi Rp747,76 miliar, didorong oleh penyusutan liabilitas premi yang belum menjadi pendapatan dari Rp856,08 miliar menjadi Rp668,36 miliar. Di sisi lain, kas dan setara kas justru naik lebih dari dua kali lipat, dari Rp36,06 miliar menjadi Rp86,74 miliar, dengan arus kas operasi positif Rp77,22 miliar dibandingkan arus kas negatif pada periode yang sama tahun lalu.
