PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) melaporkan perubahan kepemilikan saham oleh PT Inti Global Resources Indonesia, pihak yang tercatat berstatus direksi perseroan, kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 20 Oktober 2026. Sebelum transaksi, entitas ini memegang 162.383.761 lembar saham ATIC atau setara 5,6107 persen hak suara. Setelah transaksi, kepemilikannya naik menjadi 162.410.161 lembar, atau 5,6115 persen hak suara, hanya bergeser 0,0008 poin persentase.

Penambahan sebanyak 26.400 lembar itu berasal dari delapan transaksi pembelian tidak langsung di pasar pada 19 Oktober 2026, dengan harga berkisar Rp392 hingga Rp420 per saham: 8.800 lembar di Rp392, 7.200 lembar di Rp396, 7.200 lembar di Rp416, 1.800 lembar di Rp420, 1.100 lembar di Rp414, serta tiga transaksi kecil masing-masing 100 lembar di Rp408, Rp410, dan Rp412. Seluruh transaksi dicatat dengan tujuan investasi. Dalam laporan ini, PT Inti Global Resources Indonesia menyatakan bukan merupakan pihak pengendali ATIC dan tidak berniat mempertahankan status pengendalian.

Laporan ini menyusul laporan serupa pekan lalu dari Direktur ATIC Harry Hambali yang membeli 115.000 saham untuk tujuan investasi, yang juga dinilai tidak mengubah hak suaranya secara berarti.