BALI: Saham Terkonsentrasi 92,6%, Beredar Bebas Menipis
BEI dan KSEI mencatat 92,60% saham BALI dikuasai segelintir pemegang saham per 1 Oktober 2026, menyusul lonjakan harga saham awal bulan ini.
13 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menerbitkan pengumuman Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi untuk PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), bernomor Peng-HSC-00067/BEI.WAS/10-2026 dan Peng-0008/PWS/KSEI/1026, tertanggal 12 Oktober 2026. Pengumuman ditandatangani Direktur BEI Yulianto Aji Sadono dan Direktur KSEI Eqy Essiqy. Berdasarkan metodologi penilaian struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat per 1 Oktober 2026, saham BALI ternyata dikuasai oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menggenggam 92,60 persen dari total saham perseroan.
Dengan kata lain, hanya sekitar 7,4 persen saham BALI yang tersebar di luar kelompok pemegang saham besar tersebut. BEI dan KSEI menegaskan bahwa pengumuman ini bersifat informatif berdasarkan data kepemilikan, dan tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Dokumen tidak merinci nama maupun identitas pemegang saham yang termasuk dalam kelompok terkonsentrasi itu.
Pengumuman ini terbit tidak lama setelah saham BALI melonjak 24,8 persen pada 5 Oktober tanpa didukung informasi fundamental baru, sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, dengan sebagian pembelian saat itu berasal dari pemegang saham pengendali. Data konsentrasi 92,60 persen ini melengkapi gambaran tersebut dengan angka resmi pertama yang menunjukkan betapa tipisnya porsi saham BALI yang benar-benar beredar bebas di pasar.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BALI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.