PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), pemilik Blibli, menggelar public expose tahunan secara virtual pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 14.00-15.00 WIB. Acara ini dihadiri 213 peserta eksternal di luar manajemen dan karyawan perusahaan, terdiri dari 19 wartawan media ekonomi, 8 perwakilan institusi atau sekuritas, dan 186 investor ritel. Laporan hasilnya baru disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada 19 Oktober 2026 oleh Chief Corporate Secretary dan Investor Relations, Eric Alamsjah Winarta.

Direktur Utama Kusumo Martanto menyatakan kinerja semester pertama 2026 melampaui target yang ditetapkan di awal tahun, namun manajemen belum berencana merevisi target karena masih mempertimbangkan kondisi makro dan dinamika pasar. Ia menyebut sejumlah pendorong untuk semester kedua, yaitu momen pre-order iPhone 18, Harbolnas, dan libur akhir tahun, ditambah ramp-up jaringan toko fisik yang disebut mulai meningkatkan produktivitas dan same store sales growth. Disiplin biaya di semester kedua diklaim dijaga setara semester pertama dan tahun lalu. Direktur Ronald Winardi menambahkan bahwa penurunan rugi konsolidasi dalam dua tahun terakhir didorong oleh rasionalisasi kategori bisnis, pertumbuhan pendapatan bersih yang dibarengi perbaikan marjin dan laba kotor, serta skala usaha dan operating leverage yang menaikkan laba operasi dan EBITDA. Perusahaan menyasar perbaikan ini berlanjut dalam rencana jangka menengah tiga sampai lima tahun ke depan, dengan alokasi sumber daya ke kategori yang memberi imbal hasil lebih baik.

Soal segmen bisnis, Direktur Eric Winarta menyebut segmen institusi mencatat pertumbuhan tertinggi pada semester pertama, dengan fokus bukan hanya pada volume tapi juga kualitas, yakni menjaga marjin, efisiensi operasional, dan modal kerja. Direktur Hendry menegaskan strategi omnichannel tetap menyeimbangkan bisnis online dan ekspansi toko fisik di kategori smartphone, elektronik konsumen, groceries, dan home & living, bukan memindahkan fokus dari satu kanal ke kanal lain. Direktur Lisa Widodo memaparkan tujuh pilar bisnis Fulfillment at Speed (FAS): fulfillment dan logistik, layanan pelanggan, distribusi online lintas platform, distribusi offline, solusi untuk brand dan mitra termasuk IoT dan AI, studio, serta afiliasi konten, yang diharapkan jadi sumber pendapatan tambahan sekaligus meningkatkan utilisasi infrastruktur yang sudah dibangun. Perusahaan juga menyatukan program loyalitas lewat Blibli Tiket Rewards yang kini berlaku lintas Blibli online dan offline, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma.