Bank Indonesia menaikkan batas insentif KLM dari 5,5 ke 6,0 persen dari dana nasabah mulai September 2026, agar likuiditas bank lebih banyak mengalir ke UMKM.
4 September 2026Sumber: Siaran pers Bank Indonesia
Foto: Bank Indonesia
Bank Indonesia menaikkan batas insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dari 5,5 persen menjadi 6,0 persen dari total dana pihak ketiga (DPK), mulai berlaku September 2026. KLM adalah skema insentif likuiditas bagi bank yang menyalurkan kredit ke UMKM dan sektor prioritas lain, makin besar penyaluran kreditnya, makin besar pula dana tambahan yang bisa didapat bank dari BI. Kebijakan ini penting bagi pelaku usaha kecil karena ikut menentukan seberapa longgar bank dalam memberi pinjaman ke sektor yang selama ini sering kesulitan mengakses kredit.
Per awal Agustus 2026, sebelum aturan baru berlaku, total insentif yang sudah diterima perbankan dari skema KLM mencapai Rp446,5 triliun, setara 5,02 persen dari DPK, hampir mendekati batas lama 5,5 persen. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan penguatan intermediasi perbankan juga perlu didukung sisi permintaan, karena masih ada undisbursed loan dalam jumlah besar, yakni kredit yang sudah disetujui bank tapi belum dicairkan ke nasabah, yang menurutnya bisa menjadi ruang tambahan bagi pertumbuhan kredit ke depan.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut pertumbuhan kredit saat ini terjadi baik di bank milik negara (Himbara) maupun bank swasta, namun tantangan ke depan adalah memastikan dana itu lebih banyak mengalir ke sektor produktif dan UMKM. Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyebut kondisi perbankan nasional tetap sehat dengan permodalan kuat dan risiko kredit rendah, seraya menegaskan pihaknya menjaga suku bunga penjaminan simpanan agar bergerak mengikuti suku bunga pasar sehingga biaya dana bank tidak melonjak.
Foto dari Bank Indonesia, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari siaran pers resmi Bank Indonesia. Angka dan ketentuan mengikuti dokumen aslinya; klaim yang belum terverifikasi ditulis sebagai pernyataan lembaga, bukan fakta.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.