Sentul City Tbk (BKSL) melaporkan perubahan kepemilikan saham oleh pelapor bernama Samuel Sekuritas Indonesia yang tercatat menjabat Direksi perusahaan. Berdasarkan laporan tertanggal 23 September 2026 itu, jumlah saham yang dipegang berkurang dari 11.485.508.300 lembar menjadi 8.737.846.400 lembar, atau turun 2.747.661.900 lembar. Akibatnya, hak suara pelapor di BKSL turun dari 6,85 persen menjadi 5,21 persen.

Perubahan ini berasal dari dua transaksi berjenis repurchase agreement (repo) yang sama-sama terjadi pada 22 September 2026. Pertama, penjualan 3.751.424.600 saham biasa dengan harga Rp69 per saham untuk tujuan substitusi jaminan. Kedua, pembelian 1.003.580.700 saham biasa dengan harga Rp64 per saham untuk keperluan penempatan repo baru. Selisih antara saham yang dilepas dan yang diterima kembali itulah yang membuat kepemilikan pelapor menyusut secara neto.

Laporan ini merupakan kewajiban keterbukaan informasi sesuai POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, yang mewajibkan direksi, komisaris, atau pemegang saham utama melaporkan setiap perubahan kepemilikan saham emiten kepada Otoritas Jasa Keuangan.