Samuel Sekuritas Indonesia, yang dalam laporan ini tercatat berkedudukan sebagai direksi PT Sentul City Tbk (BKSL), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikan sahamnya di perseroan bertambah. Sebelum transaksi, jumlah saham yang dipegang tercatat 6.116.519.100 lembar dengan hak suara 3,65 persen. Setelah transaksi pada 14 September 2026, jumlahnya menjadi 8.989.961.700 lembar dengan hak suara 5,36 persen, atau bertambah 2.873.442.600 lembar saham.

Penambahan itu tercatat sebagai transaksi pembelian melalui skema repurchase agreement atau repo, dengan status kepemilikan langsung, pada harga Rp72 per saham. Tujuan transaksi yang tertulis dalam dokumen adalah substitution repo, yakni penggantian saham yang menjadi jaminan dalam perjanjian repo yang sudah berjalan, bukan penambahan posisi baru di pasar terbuka. Laporan ini disampaikan sesuai kewajiban pelaporan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris perusahaan terbuka berdasarkan POJK Nomor 4/2024.

Dengan kenaikan tersebut, hak suara yang dipegang naik sekitar 47 persen dari posisi sebelumnya dan kini berada di atas 5,36 persen dari total hak suara perseroan.