PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) melaporkan kepada OJK bahwa seluruh dana hasil penawaran umum perdana sahamnya pada 10 Juli 2025 sudah terpakai habis per 30 Juni 2026. Dari total dana kotor Rp140,81 miliar yang dikurangi biaya penawaran umum Rp2,58 miliar, hasil bersih Rp138,23 miliar sudah terealisasi 100 persen sesuai rencana di prospektus, sehingga sisa dana kini nol. Surat bernomor 45/SK/CLI/TTP/X/2026 ini ditandatangani oleh Direktur merangkap Corporate Secretary Wanny Wijaya, sementara laporan rincian penggunaan dananya ditandatangani Direktur Utama Maickel Tilon.
Porsi terbesar, 67 persen atau Rp92,61 miliar, disetorkan sebagai modal ke entitas anak PT Simpan Sini Aja untuk membangun gudang pendingin di Kabupaten Tangerang, Pontianak, dan Makassar. Setoran modal ini sudah tuntas 100 persen pada 5 Agustus 2025 berdasarkan Akta Nomor 1 tanggal 1 Agustus 2025 yang dibuat notaris Bastian Harijanto. Namun penyerapan dananya oleh PT Simpan Sini Aja berjalan bertahap: per 31 Desember 2025 baru terpakai Rp50,84 miliar dengan sisa Rp41,77 miliar, dan baru per 30 Juni 2026 seluruh dana itu terpakai habis untuk menyelesaikan pembangunan ketiga gudang pendingin tersebut.
Sisanya, 33 persen atau Rp45,62 miliar, dipakai untuk membeli unit kendaraan light truck berkaroseri tipe cold dan dry, yang juga sudah terealisasi penuh. Di luar penggunaan dana, dokumen juga merinci biaya penawaran umum sebesar Rp2,58 miliar atau 1,83 persen dari dana kotor, dengan komponen terbesar berupa biaya penjaminan emisi (underwriting fee) Rp1,2 miliar, disusul biaya jasa penyelenggaraan dan penjualan masing-masing Rp149,96 juta, biaya profesi penunjang pasar modal Rp340 juta, biaya lembaga penunjang pasar modal Rp50 juta, biaya konsultasi keuangan Rp342,34 juta, dan biaya lain-lain Rp349,29 juta.
