PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) melaporkan kinerja keuangan interim yang tidak diaudit untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026. Pendapatan perusahaan tercatat Rp524,9 miliar, tumbuh sekitar 20 persen dari Rp436,9 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Setelah dikurangi beban pokok dan beban usaha, laba usaha naik menjadi Rp110,8 miliar dari Rp91,5 miliar, dan pada akhirnya laba bersih melonjak menjadi Rp35,5 miliar dari Rp13,2 miliar, atau naik sekitar 170 persen. Laba per saham dasar pun naik dari Rp3,72 menjadi Rp10,05 per saham.
Di sisi laporan posisi keuangan, kas dan setara kas perusahaan turun tajam dari Rp43 miliar pada akhir 2025 menjadi hanya Rp4,5 miliar pada akhir September 2026. Penurunan ini seiring dengan melonjaknya pos uang muka pembelian aset tetap, dari Rp300,25 juta menjadi Rp82,8 miliar, yang mengindikasikan perusahaan tengah menyiapkan belanja modal besar, kemungkinan untuk penambahan armada kendaraan transportasi. Di sisi lain, BPTR melunasi seluruh utang bank jangka pendek yang sebelumnya Rp19,99 miliar dan utang usaha pihak ketiga yang sebelumnya Rp32,43 miliar, sehingga total liabilitas jangka pendek turun dari Rp510,4 miliar menjadi Rp357,4 miliar. Total ekuitas perusahaan naik dari Rp604,7 miliar menjadi Rp641,5 miliar, sementara total liabilitas turun dari Rp1,66 triliun menjadi Rp1,54 triliun.
Perusahaan juga membukukan keuntungan dari penjualan aset tetap sebesar Rp14,97 miliar, naik dari Rp5,05 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, sejalan dengan nilai buku aset tetap yang turun dari Rp2,07 triliun menjadi Rp1,94 triliun. Beban keuangan dari pinjaman bank naik tipis menjadi Rp89,1 miliar dari Rp85,6 miliar, menandakan pinjaman jangka panjang perusahaan masih bertambah meski utang jangka pendek dilunasi. Laporan ini juga mencantumkan anak usaha PT Batavia Prosperity Ecotrans di Tangerang, bergerak di jasa transportasi dengan kepemilikan BPTR sebesar 99 persen, namun entitas ini tercatat masih belum beroperasi dengan total aset sekitar Rp48,95 juta.
