Star Energy Geothermal Darajat II, anak usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), menyelesaikan retrofit Unit 3 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Darajat di Garut, Jawa Barat. Retrofit ini menaikkan kapasitas Unit 3 dari 122 megawatt (MW) menjadi 130,55 MW, sehingga total kapasitas kompleks Darajat naik menjadi 280,55 MW. Proyek turnkey ini dikerjakan Mitsubishi Power sejak kontrak diteken Oktober 2024, mencakup pemasangan turbin uap baru buatan Nagasaki Shipyard & Machinery Works milik Mitsubishi Heavy Industries di Jepang, dengan instalasi di lokasi digarap oleh PT Mitsubishi Power Indonesia. Perusahaan menyebut proyek selesai sesuai jadwal kontrak, tanpa insiden keselamatan, dan unit hasil retrofit melampaui nilai kinerja yang dijamin dalam kontrak.

Dengan tambahan ini, total kapasitas terpasang panas bumi BREN naik menjadi 935,55 MW, dari 886 MW saat perusahaan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada Oktober 2023. Capaian ini mendekatkan BREN ke target kapasitas terpasang panas bumi 1 gigawatt (GW) pada akhir 2026. Presiden Direktur BREN, Hendra Soetjipto Tan, menyatakan perusahaan kini mengoperasikan salah satu unit panas bumi tunggal terbesar di Indonesia dan menilai posisinya baik untuk mencapai target 1 GW pada akhir tahun ini.

Di luar penyelesaian retrofit, Star Energy Geothermal dan PT Mitsubishi Power Indonesia juga menandatangani perjanjian studi teknis dan kerja sama baru. Perjanjian ini bertujuan menjajaki peningkatan kinerja turbin uap serta keandalan dan ketersediaan Unit 2 dan Unit 3 PLTP Darajat, tanpa menyebutkan nilai kontrak atau tenggat penyelesaian studi tersebut.