PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. (CANI) menyampaikan tanggapan atas surat permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) bernomor S-12123/BEI.PP3/09-2026 tertanggal 17 September 2026. Perseroan menyebut baru menerima surat tersebut melalui portal BEI pada Senin, 21 September 2026, sehingga meminta tambahan waktu hingga Kamis, 24 September 2026 untuk menjawab seluruh pertanyaan secara lengkap. Meski begitu, dua poin pertanyaan sudah dijawab dalam surat yang ditandatangani Direktur Jansen Warokka dan Corporate Secretary Riduwan Kosasih ini.
Poin pertama menyangkut penjualan kapal tunda (tug boat) bernama QAL Ranger senilai US$508.791 yang sudah diumumkan CANI pada 7 September 2026. BEI mempertanyakan perhitungan Perseroan yang menyebut nilai transaksi itu setara 7,11 persen dari total aset, sementara hitungan BEI sendiri menghasilkan 6,45 persen jika memakai total aset akhir 2025 sebesar US$7.892.291. CANI menjelaskan bahwa angka 7,11 persen yang benar, karena basis perhitungannya memakai laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 dengan total aset US$7.160.045, yaitu laporan interim terakhir sebelum tanggal keterbukaan informasi.
Poin kedua adalah identitas pembeli kapal tersebut, PT Lestari Lautan Mulia (LLM), yang beralamat di The Mansion Kemayoran Bougenville Tower Fontana lantai 50, Pademangan Timur, Jakarta Utara. Perseroan menyebut LLM dipimpin oleh Direktur Mus Mulyadi dan Komisaris Helmy Yahya, serta menegaskan tidak ada hubungan afiliasi antara LLM dengan CANI. Perseroan juga menyatakan bahwa jawaban atas pertanyaan-pertanyaan lain, yang akan disampaikan paling lambat 24 September 2026, akan diajukan secara rahasia (non publish, Form E074) dan tidak dipublikasikan seperti biasanya karena menyangkut kepentingan pihak pembeli di luar Perseroan.
