PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) menyampaikan koreksi atas laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) per 30 Juni 2026, mengoreksi laporan sebelumnya yang terbit 15 Juli 2026. IPO perusahaan pada 29 Juli 2022 menghasilkan dana Rp58,5 miliar, dengan biaya penawaran umum Rp3,27 miliar atau 5,59 persen dari total dana, sehingga dana bersih yang diterima perseroan mencapai Rp55,23 miliar.
Dari dana bersih tersebut, perseroan merencanakan mengalokasikan Rp52,1 miliar atau 94,35 persen untuk modal kerja dan Rp3,12 miliar atau 5,65 persen untuk pengadaan kapal laut. Hingga 30 Juni 2026, alokasi modal kerja sudah terpakai seluruhnya sesuai rencana. Sementara itu, dana untuk pengadaan kapal baru terealisasi Rp650 juta, sekitar seperlima dari rencana semula. Sisa dana Rp2,47 miliar masih disimpan dalam rekening giro di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan, dengan bunga 1,9 persen per tahun.
Dari total biaya penawaran umum Rp3,27 miliar, komponen terbesar adalah biaya jasa penyelenggaraan sebesar Rp1,44 miliar, diikuti biaya jasa profesi penunjang pasar modal yang meliputi konsultan hukum, akuntan publik, dan notaris senilai sekitar Rp1,22 miliar, biaya jasa lembaga penunjang pasar modal termasuk pencatatan saham tambahan di Bursa Efek Indonesia sebesar Rp383 juta, serta biaya lain-lain seperti iklan koran dan pencetakan prospektus senilai Rp231 juta. Laporan ini ditandatangani Direktur Irsan Sudargo pada 8 Oktober 2026.
