PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) menyampaikan materi Paparan Publik Tahunan kepada Bursa Efek Indonesia melalui surat bernomor 032/TSI/CORSEC/IX/2026 yang ditandatangani Direktur Utama Gindra Tardy. Paparan publik akan digelar Jumat, 25 September 2026 di Medan, membahas kinerja tahun buku 2025 dan kuartal II 2026.

Materi yang dilampirkan memuat ikhtisar keuangan Perseroan. Total aset naik dari Rp300,05 miliar pada Juni 2025 menjadi Rp367,79 miliar pada Juni 2026. Penjualan neto ikut naik dari Rp298,29 miliar menjadi Rp322,14 miliar pada periode yang sama. Namun laba bruto justru turun dari Rp36,33 miliar menjadi Rp19,98 miliar, dan laba bersih turun lebih tajam lagi dari Rp8,42 miliar menjadi Rp3,94 miliar. Total liabilitas melonjak dari Rp72,40 miliar menjadi Rp125,23 miliar, sementara rasio utang terhadap ekuitas naik dari 0,32 kali menjadi 0,52 kali dan rasio lancar turun dari 3,67 kali menjadi 2,65 kali.

Dalam materi itu, manajemen menyebut tantangan utama tahun 2026 adalah dampak perang yang memicu inflasi dan menurunkan daya beli. Sebagai respons, Perseroan menyebut sejumlah langkah antara lain memperkuat riset dan pengembangan produk, memperluas jaringan distribusi ritel di pasar lokal dan internasional, menambah kapasitas produksi terutama cold storage, serta menjaga hubungan dengan pemasok dan pembeli untuk mengurangi risiko bahan baku.