PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) mengirimkan surat penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia pada 9 Oktober 2026, menanggapi permintaan klarifikasi BEI lewat surat nomor S-12829/BEI.PP3/10-2026 terkait volatilitas transaksi saham perusahaan. Surat bernomor 076/DIRUT-CSIS/EKS/X/2026 itu ditandatangani langsung oleh Direktur Utama CSIS, Tjoea Aubintoro.

Dalam surat tersebut, manajemen menjawab enam pertanyaan standar yang diajukan bursa. CSIS menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa mempengaruhi nilai maupun harga sahamnya, baik menurut POJK Nomor 31/2015 tentang keterbukaan informasi maupun ketentuan III.2.1 Peraturan I-E BEI. Perusahaan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur POJK Nomor 4 Tahun 2024 soal pelaporan kepemilikan dan penjaminan saham, serta menegaskan tidak punya rencana aksi korporasi yang berdampak pada status pencatatan sahamnya di bursa dalam tiga bulan mendatang.

Poin keenam surat ini menyebutkan bahwa Corporate Secretary CSIS diminta menanyakan rencana kepemilikan saham kepada pemegang saham utama, namun sampai tanggal surat dikirim, perusahaan belum memperoleh konfirmasi dari pihak tersebut. Perusahaan juga menegaskan tidak ada informasi, fakta, atau kejadian material lain yang berpengaruh pada harga saham maupun kelangsungan usahanya yang belum diungkapkan ke publik.