PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan Kota Deltamas di Cikarang, mencatat prapenjualan senilai Rp1,15 triliun sepanjang semester pertama 2026. Menurut Tondy Suwanto, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan, capaian ini setara 55 persen dari target prapenjualan yang dipatok perseroan untuk sepanjang tahun 2026. Ia menyebut hasil semester ini didominasi oleh sektor industri, terutama permintaan dari pelaku usaha data center.

Total permintaan lahan industri yang masuk mencapai sekitar 85 hektare, dan 75 persen di antaranya berasal dari sektor data center. Perseroan menyebut minat ini didukung oleh fasilitas yang mereka sediakan, antara lain pasokan listrik dengan layanan premium, instalasi serat optik dengan tingkat redundansi yang andal, sistem sirkulasi air bersih dan air daur ulang, serta pusat komando data dan keamanan kawasan.

Kota Deltamas dikembangkan di atas area seluas sekitar 3.200 hektare di Cikarang Pusat dan mencakup zona industri, hunian, serta komersial. Pemegang saham pengendali DMAS adalah PT Sumber Arusmulia dengan kepemilikan 57,28 persen, yang merupakan bagian dari grup Sinar Mas Land, dan Sojitz Corporation asal Jepang dengan kepemilikan 25,00 persen.