DPR Desak BPS Perbaiki Data Desil Sesuai Kondisi Warga
Komisi X DPR memberi BPS tenggat dua minggu untuk memutakhirkan data desil yang salah, karena kekeliruan itu membuat sejumlah warga gagal menerima bansos dan beasiswa KIP Kuliah.
2 September 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Komisi X DPR RI meminta Badan Pusat Statistik (BPS) segera membenahi data desil, yakni klasifikasi tingkat kesejahteraan rumah tangga yang menjadi acuan pemerintah untuk menentukan siapa berhak menerima bantuan sosial dan beasiswa. Permintaan ini muncul setelah banyak warga mengeluhkan desil yang mereka terima tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka yang sebenarnya. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan persoalan ini dibahas dalam rapat dengan BPS di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Menurut Lalu, Komisi X menekankan agar BPS melakukan pemutakhiran data serta menjelaskan kepada publik faktor-faktor yang menentukan seseorang masuk ke kelompok desil tertentu. DPR juga meminta BPS membuka jalur sanggah desil, yaitu mekanisme bagi warga untuk mengajukan koreksi apabila desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi mereka di lapangan.
Komisi X memberi tenggat waktu dua minggu bagi BPS untuk menuntaskan perbaikan data tersebut, dan menurut Lalu, BPS telah menyetujui target itu. Percepatan ini diminta karena kesalahan desil berdampak langsung pada penyaluran bantuan sosial serta akses warga terhadap beasiswa, termasuk Program Indonesia Pintar Perguruan Tinggi atau yang dikenal sebagai KIP Kuliah.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.