PT Elnusa Tbk (ELSA) menyampaikan materi presentasi public expose tahunan kepada Bursa Efek Indonesia, merujuk pada surat sebelumnya tanggal 21 Agustus 2026 mengenai rencana penyelenggaraan acara tersebut. Perseroan menyatakan presentasi akan digelar secara virtual pada 7 September 2026 pukul 15.00 WIB, tergabung dalam rangkaian Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan BEI. Surat pengantar dikirim oleh Sevy Liana, Manager Corporate Governance & BOD Support Elnusa, sementara materi presentasi turut mencantumkan nama Sekretaris Perusahaan Elnusa, Rustam Aji.

Materi yang dilampirkan memuat kinerja keuangan semester I 2026. Pendapatan Elnusa tercatat Rp7,58 triliun, naik 8,9 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Laba bersih melonjak lebih tajam, yakni 29,2 persen menjadi Rp435 miliar, sementara EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, dan penyusutan, ukuran kasar kemampuan bisnis inti menghasilkan uang) naik 16,2 persen menjadi Rp862 miliar. Total aset perusahaan tercatat Rp11,40 triliun, naik 8,1 persen, dengan kas dan setara kas Rp2,88 triliun, relatif stabil dengan kenaikan tipis 1 persen dibanding tahun lalu.

Dari sisi kontrak, Elnusa membukukan kontrak baru senilai total sekitar Rp11,6 triliun sepanjang semester I 2026 di tiga lini bisnis, sehingga nilai kontrak yang masih akan dikerjakan (carry forward) mencapai Rp18,8 triliun per akhir Juni 2026. Realisasi belanja modal (capex) baru mencapai sekitar 35 persen dari target tahun ini sebesar Rp602 miliar, dialokasikan antara lain untuk unit navigasi survei seismik, unit coiled tubing, dan armada truk tangki bahan bakar. Materi itu juga mencantumkan riwayat dividen per saham empat tahun terakhir, dari Rp25,90 pada 2022 menjadi Rp44,29 pada 2025, dengan rasio pembayaran dividen naik dari 40 persen menjadi 45 persen dari laba bersih.