Maybank Sekuritas Indonesia melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa hak suaranya di Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berkurang dari 7,01 persen menjadi 6,95 persen. Laporan bernomor LK/23102026/0015/1 ini menegaskan bahwa jumlah saham yang dipegang Maybank Sekuritas Indonesia tidak berubah sama sekali, tetap di angka 2.374.514.000 lembar, baik sebelum maupun sesudah periode pelaporan.

Dalam dokumen itu disebutkan secara eksplisit bahwa tidak ada transaksi jual beli atas saham ENRG yang dilakukan Maybank Sekuritas Indonesia. Penurunan persentase hak suara terjadi karena jumlah saham ENRG yang beredar di pasar bertambah, sebagai dampak dari periode pelaksanaan rights exercise yang dijalankan emiten pada 20 Oktober 2026. Dengan kata lain, porsi kepemilikan Maybank mengecil bukan karena melepas saham, melainkan karena kue totalnya membesar.

Laporan juga mencantumkan kepemilikan tidak langsung sebanyak 8.700.000 lembar saham biasa melalui PT Satya Investa Persada, dengan jenis transaksi tercatat sebagai 'lainnya' dan tanpa keterangan harga. Peristiwa ini merupakan rangkaian dari proses rights issue PUT IV ENRG yang beberapa minggu terakhir juga tercermin dalam laporan penambahan 195,3 juta saham dan transaksi reverse repo 265 juta saham oleh Trimegah Sekuritas.