Direktur PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT), Indra Satriawan, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikan sahamnya di perseroan berkurang dari 88 lembar menjadi 85 lembar per 4 September 2026. Penurunan tiga lembar itu setara sekitar 3,4 persen dari saham yang sebelumnya ia pegang. Yang lebih mencolok, hak suaranya di perseroan turun dari 100 persen menjadi 80 persen akibat transaksi ini.

Dokumen laporan mencatat transaksi ini sebagai eksekusi atas saham perusahaan terbuka yang sebelumnya dijaminkan, dilakukan melalui skema perjanjian pembelian kembali atau repurchase agreement. Ada dua tujuan transaksi yang tercantum, yaitu pengalihan saham dan pembagian dividen, masing masing tercatat dengan nilai Rp300 juta dan melibatkan pihak bernama Indra Jaya. Transaksi berlangsung pada 4 September 2026, dengan batas akhir periode pelaksanaan gadai saham tersebut jatuh sehari setelahnya, pada 5 September 2026.

Dengan perubahan ini, Indra Satriawan tetap menjadi pemegang saham mayoritas di posisi jabatannya dengan hak suara 80 persen, meski tidak lagi menguasai seluruhnya seperti sebelum transaksi. Laporan disampaikan sesuai kewajiban keterbukaan informasi bagi direksi dan komisaris perusahaan terbuka berdasarkan POJK Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham.