GIIAS Bandung 2026 resmi dibuka di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, dan langsung dipadati ribuan pengunjung. Bersamaan dengan pembukaan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan insentif pemotongan pajak kendaraan sebesar 10 persen selama pameran berlangsung, sebuah langkah yang lebih dari sekadar seremoni karena menyangkut kebijakan fiskal daerah.
Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jabar, Sumasna, ada dua jenis diskon yang disiapkan. Pertama, potongan 10 persen bagi masyarakat yang membeli kendaraan di arena GIIAS. Kedua, potongan 10 persen bagi pemilik kendaraan yang membayar pajak tahunan selama pameran berlangsung. Insentif ini ditujukan untuk mendongkrak jumlah kunjungan sekaligus nilai transaksi selama acara.
Sumasna menyebut pajak kendaraan bermotor sebagai penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah Jawa Barat, dengan nilai mencapai Rp10 triliun. Dana ini menjadi sumber utama belanja pemerintah provinsi, mulai dari infrastruktur, sarana prasarana, pendidikan, hingga kesehatan.
Selain menyumbang pajak, sektor otomotif juga menopang lapangan kerja lewat ekosistem manufaktur yang tersebar di Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bogor, dan Majalengka. Di tengah keramaian pameran, minat terhadap mobil listrik pun terlihat nyata. Salah satu pengunjung asal Kota Baru Parahyangan, Dewi, mengaku berburu mobil listrik berukuran kecil untuk perjalanan jarak dekat di Bandung, setelah sebelumnya memiliki mobil listrik jenis family car.
