Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas Antam pekan depan bisa bergerak di rentang Rp2.520.000 sampai Rp2.830.000 per gram, dengan selisih hingga Rp310.000 antara titik terendah dan tertinggi. Proyeksi ini penting bagi siapa pun yang berencana membeli atau menjual emas batangan pekan depan, karena rentangnya jauh lebih lebar dari pergerakan harga emas Antam pada hari-hari biasa.

Titik awal perhitungan adalah harga penutupan Jumat di Rp2.681.000 per gram. Ibrahim memperkirakan pada perdagangan Senin harga bisa turun ke Rp2.661.000 per gram atau justru naik ke Rp2.701.000 per gram, tergantung arah harga emas dunia pada awal pekan. Menurutnya, pergerakan emas Antam sepanjang pekan akan sangat bergantung pada harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan sentimen geopolitik global.

Jika harga emas dunia terkoreksi, Ibrahim memperkirakan emas Antam bisa turun sampai Rp2.520.000 per gram pada penutupan pasar Sabtu pagi. Sebaliknya, jika harga emas dunia menguat, harga berpeluang naik hingga Rp2.830.000 per gram di akhir pekan. Ia menyebut potensi penguatan itu tidak lepas dari meningkatnya permintaan emas sebagai aset yang dianggap aman di tengah ketidakpastian pasar global.