Harga Impor RI Naik Lebih Cepat dari Ekspor Triwulan II-2026
BPS mencatat indeks harga ekspor dan impor Indonesia sama-sama naik pada triwulan II-2026, tapi kenaikan harga impor lebih tinggi, terutama untuk kelompok migas.
1 September 2026Sumber: Siaran pers Badan Pusat Statistik
Ilustrasi AI
Badan Pusat Statistik melaporkan indeks harga ekspor dan indeks harga impor Indonesia sama-sama naik pada triwulan II-2026, tetapi kenaikan harga impor lebih besar. Indeks ini adalah ukuran BPS untuk rata-rata perubahan harga barang yang dijual ke luar negeri dan yang dibeli dari luar negeri, terlepas dari berapa banyak volumenya. Bagi pembaca awam, artinya barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri kini lebih mahal, dan kenaikan itu lebih tajam dibanding harga yang didapat Indonesia dari hasil ekspornya sendiri.
Dibanding triwulan sebelumnya, indeks harga ekspor naik 10,92 persen, sementara indeks harga impor naik 14,19 persen. Dibanding periode yang sama tahun lalu, kenaikannya juga tinggi, masing-masing 24,94 persen untuk ekspor dan 25,45 persen untuk impor. Kenaikan paling mencolok ada di kelompok migas: harga ekspor migas naik 23,47 persen dari kuartal sebelumnya, tapi harga impor migas melonjak jauh lebih tinggi, 40,30 persen.
Angka BPSNilai ekspor
26,2 miliar US$Juli 2026
Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,76 miliar US$ dibanding Juni 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (24.007,8).
Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.
Sementara itu, kelompok nonmigas relatif lebih seimbang. Harga ekspor nonmigas naik 10,29 persen dari kuartal sebelumnya, sedikit di atas kenaikan harga impor nonmigas yang 9,91 persen. Pola ini menunjukkan bahwa tekanan kenaikan harga impor secara keseluruhan banyak didorong oleh melonjaknya harga barang dan energi terkait migas, bukan oleh barang nonmigas.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari siaran pers resmi Badan Pusat Statistik. Angka dan ketentuan mengikuti dokumen aslinya; klaim yang belum terverifikasi ditulis sebagai pernyataan lembaga, bukan fakta.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.