Badan Pusat Statistik melaporkan indeks harga ekspor dan indeks harga impor Indonesia sama-sama naik pada triwulan II-2026, tetapi kenaikan harga impor lebih besar. Indeks ini adalah ukuran BPS untuk rata-rata perubahan harga barang yang dijual ke luar negeri dan yang dibeli dari luar negeri, terlepas dari berapa banyak volumenya. Bagi pembaca awam, artinya barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri kini lebih mahal, dan kenaikan itu lebih tajam dibanding harga yang didapat Indonesia dari hasil ekspornya sendiri.

Dibanding triwulan sebelumnya, indeks harga ekspor naik 10,92 persen, sementara indeks harga impor naik 14,19 persen. Dibanding periode yang sama tahun lalu, kenaikannya juga tinggi, masing-masing 24,94 persen untuk ekspor dan 25,45 persen untuk impor. Kenaikan paling mencolok ada di kelompok migas: harga ekspor migas naik 23,47 persen dari kuartal sebelumnya, tapi harga impor migas melonjak jauh lebih tinggi, 40,30 persen.

Angka BPSNilai ekspor
26,2 miliar US$Juli 2026

Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,76 miliar US$ dibanding Juni 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (24.007,8).

Februari 2024: 19,3 miliar US$Maret 2024: 22,6 miliar US$April 2024: 19,7 miliar US$Mei 2024: 22,4 miliar US$Juni 2024: 21,1 miliar US$Juli 2024: 22,5 miliar US$Agustus 2024: 23,6 miliar US$September 2024: 22,2 miliar US$Oktober 2024: 24,8 miliar US$November 2024: 24,1 miliar US$Desember 2024: 23,6 miliar US$Januari 2025: 21,4 miliar US$Februari 2025: 21,9 miliar US$Maret 2025: 23,2 miliar US$April 2025: 20,7 miliar US$Mei 2025: 24,6 miliar US$Juni 2025: 23,4 miliar US$Juli 2025: 24,7 miliar US$Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$FebMeiAguNovFebMeiAguNovFebMeiJul20242025202626.29019.349Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$AguOktDesFebAprJunJul2025202626.29022.156

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.

Sementara itu, kelompok nonmigas relatif lebih seimbang. Harga ekspor nonmigas naik 10,29 persen dari kuartal sebelumnya, sedikit di atas kenaikan harga impor nonmigas yang 9,91 persen. Pola ini menunjukkan bahwa tekanan kenaikan harga impor secara keseluruhan banyak didorong oleh melonjaknya harga barang dan energi terkait migas, bukan oleh barang nonmigas.