Pemegang saham utama HRTA, PT Terang Anugrah Abadi, membeli 5 juta saham lewat dua transaksi pada 16 dan 19 Oktober 2026, menaikkan hak suaranya dari 71,05% menjadi 71,16%.
20 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Terang Anugrah Abadi, pemegang saham utama PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa jumlah saham HRTA yang dimilikinya bertambah. Berdasarkan laporan bertanggal 20 Oktober 2026, kepemilikannya naik dari 3.272.048.000 lembar menjadi 3.277.048.000 lembar, atau bertambah 5 juta lembar. Kenaikan ini turut mengangkat hak suaranya di HRTA dari 71,05 persen menjadi 71,16 persen.
Penambahan saham itu terjadi lewat dua transaksi pembelian tidak langsung dengan tujuan investasi. Pertama, 4.350.000 saham dibeli pada 16 Oktober 2026 dengan harga Rp1.615 per saham. Kedua, 650.000 saham dibeli pada 19 Oktober 2026 dengan harga Rp1.505 per saham. Total nilai kedua transaksi tersebut sekitar Rp8 miliar.
Laporan ini disampaikan sesuai kewajiban POJK Nomor 4/2024 tentang pelaporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka, yang mewajibkan pemegang saham melaporkan setiap perubahan kepemilikannya ke OJK melalui KSEI.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal HRTA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.