RUPS HRTA Setujui Private Placement hingga 10% Saham Baru
Pemegang saham independen HRTA menyetujui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu hingga 460,5 juta saham, disetujui 98,18 persen suara yang hadir.
19 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melaporkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar 16 Oktober 2026 di kantor perseroan, Jalan Kopo Sayati, Kabupaten Bandung. Rapat dihadiri 4.065.683.864 saham atau 88,28 persen dari total 4.605.262.400 saham perseroan, dan menyetujui rencana penambahan modal melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 460.526.240 saham baru, setara 10 persen dari modal ditempatkan dan modal disetor saat ini.
Karena transaksi ini memerlukan persetujuan khusus dari pemegang saham independen (di luar pihak afiliasi), penghitungan suara dilakukan terpisah. Dari 1.308.112.200 saham independen yang berhak suara, sebanyak 793.635.864 saham atau 60,67 persen hadir dalam rapat. Dari jumlah itu, 779.198.064 saham (98,181 persen) menyatakan setuju, hanya 1.500 saham menolak, dan 14.436.300 saham (1,819 persen) memilih abstain, sehingga agenda penambahan modal dinyatakan disetujui.
Keputusan RUPS juga mencakup persetujuan perubahan anggaran dasar terkait peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor, serta pelimpahan wewenang kepada direksi, dengan persetujuan dewan komisaris, untuk menentukan harga pelaksanaan, jadwal, dan tata cara penerbitan saham baru tersebut. Hasil rapat dituangkan dalam akta notaris Dr. Erny Kencanawati Nomor 07 tanggal 16 Oktober 2026, dan dilaporkan ke OJK serta BEI melalui surat bernomor S-720/DIR-CORSEC/HRTA-OJK-IDX/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026, menindaklanjuti pengumuman rencana rapat yang sebelumnya disampaikan pada 24 September 2026.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal HRTA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.