IKPM Cetak Laba Rp3,74 Miliar, Keluar dari Rugi Kuartal III 2026
Ikapharmindo Putramas (IKPM) membalik rugi Rp31,95 miliar jadi laba Rp3,74 miliar pada sembilan bulan 2026 seiring penjualan naik 19,6 persen, meski arus kas operasional berbalik negatif.
26 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM) menyampaikan laporan keuangan interim yang tidak diaudit untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026 kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia pada 26 Oktober 2026. Surat pernyataan direksi ditandatangani oleh Direktur Utama Kartono dan Direktur Ayi Saepudin yang juga menjabat corporate secretary perseroan, produsen farmasi dan personal care yang sahamnya tercatat di papan pengembangan BEI.
Penjualan neto perseroan selama sembilan bulan 2026 tercatat Rp307,38 miliar, naik 19,6 persen dari Rp257,10 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Setelah dikurangi beban penjualan dan beban umum serta administrasi, perseroan membalik posisi dari rugi usaha Rp23,43 miliar pada 9M 2025 menjadi laba usaha Rp9,38 miliar pada 9M 2026. Setelah memperhitungkan biaya keuangan Rp9,49 miliar, perseroan akhirnya mencetak laba bersih Rp3,74 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp31,95 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham dasar pun berbalik dari rugi Rp18,97 per saham menjadi laba Rp2,22 per saham.
Di sisi posisi keuangan, total aset perseroan naik tipis menjadi Rp465,93 miliar per 30 September 2026 dari Rp464,00 miliar pada akhir 2025, sementara total ekuitas naik dari Rp218,74 miliar menjadi Rp222,48 miliar. Kas dan bank justru menyusut dari Rp47,02 miliar menjadi Rp41,30 miliar, dan laporan arus kas mencatat kas dari aktivitas operasi berbalik menjadi negatif Rp2,39 miliar, dari sebelumnya menghasilkan kas positif Rp12,57 miliar pada 9M 2025. Piutang usaha dari pihak berelasi juga membesar dari Rp164,61 miliar menjadi Rp175,09 miliar, jauh lebih besar dibandingkan piutang dari pihak ketiga yang hanya Rp20,45 miliar.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal IKPM? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.