Badan Pusat Statistik melaporkan bahwa impor nonmigas Indonesia sepanjang Januari hingga Juli 2026 didominasi oleh tiga kelompok komoditas industri, yaitu mesin dan peralatan mekanik, mesin dan perlengkapan elektrik, serta plastik dan barang dari plastik. Ketiganya bersama-sama menyumbang 37,88 persen dari total impor nonmigas, yakni impor barang di luar minyak dan gas bumi. Angka ini penting karena menunjukkan seberapa besar industri dalam negeri masih bergantung pada mesin dan bahan baku dari luar negeri untuk terus berproduksi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, kenaikan impor ketiga komoditas itu terjadi baik dari sisi nilai, yaitu jumlah uang yang dibayarkan, maupun volume, yaitu jumlah fisik barang yang masuk, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Artinya lonjakan ini bukan sekadar akibat harga barang impor yang naik, melainkan memang lebih banyak unit barang yang benar-benar masuk ke Indonesia.

Angka BPSNilai impor
26,1 miliar US$Juli 2026

Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Naik 0,19 miliar US$ dibanding Juni 2026. Tertinggi dalam 31 bulan yang tercatat. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (21.914,1).

Februari 2024: 18,5 miliar US$Maret 2024: 18,0 miliar US$April 2024: 17,0 miliar US$Mei 2024: 19,5 miliar US$Juni 2024: 18,5 miliar US$Juli 2024: 21,9 miliar US$Agustus 2024: 20,8 miliar US$September 2024: 19,0 miliar US$Oktober 2024: 22,1 miliar US$November 2024: 19,8 miliar US$Desember 2024: 21,5 miliar US$Januari 2025: 17,9 miliar US$Februari 2025: 18,8 miliar US$Maret 2025: 18,9 miliar US$April 2025: 20,5 miliar US$Mei 2025: 20,3 miliar US$Juni 2025: 19,3 miliar US$Juli 2025: 20,5 miliar US$Agustus 2025: 19,4 miliar US$September 2025: 20,5 miliar US$Oktober 2025: 21,8 miliar US$November 2025: 19,8 miliar US$Desember 2025: 23,8 miliar US$Januari 2026: 21,2 miliar US$Februari 2026: 20,9 miliar US$Maret 2026: 19,2 miliar US$April 2026: 25,2 miliar US$Mei 2026: 24,8 miliar US$Juni 2026: 25,9 miliar US$Juli 2026: 26,1 miliar US$FebMeiAguNovFebMeiAguNovFebMeiJul20242025202626.09516.994Agustus 2025: 19,4 miliar US$September 2025: 20,5 miliar US$Oktober 2025: 21,8 miliar US$November 2025: 19,8 miliar US$Desember 2025: 23,8 miliar US$Januari 2026: 21,2 miliar US$Februari 2026: 20,9 miliar US$Maret 2026: 19,2 miliar US$April 2026: 25,2 miliar US$Mei 2026: 24,8 miliar US$Juni 2026: 25,9 miliar US$Juli 2026: 26,1 miliar US$AguOktDesFebAprJunJul2025202626.09519.206

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.

Mesin dan peralatan mekanik mencatat kenaikan nilai impor 16,31 persen dengan volume tumbuh 9,02 persen. Mesin dan perlengkapan elektrik naik lebih tajam, nilainya melonjak 22,38 persen sementara volumenya melompat 51,16 persen, jauh di atas kenaikan nilainya. Plastik dan barang dari plastik mencatat kenaikan nilai 21,10 persen dengan volume tumbuh 14,99 persen.