Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencatatan tambahan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebanyak 133.487 lembar, hasil dari konversi Waran Seri II (INET-W2) menjadi saham. Dengan tambahan itu, total saham INET yang tercatat di bursa menjadi 22.375.536.318 lembar, dari sebelumnya 22.375.402.831 lembar. Saham baru ini akan mulai tercatat dan diperdagangkan pada 24 Agustus 2026, sesuai surat pengumuman bursa nomor Peng-P-00955/BEI.PP2/08-2026 yang ditandatangani Kadiv Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A serta Kadiv Penilaian Perusahaan 2 Adi Pratomo Aryanto.

Laporan pelaksanaan konversi ini disampaikan oleh PT Ficomindo Buana Registrar, selaku biro administrasi efek INET, melalui surat bernomor 30/CS/FBR-INET/VIII/26 tertanggal 21 Agustus 2026 yang ditandatangani Direktur Jimmi Maulana Sidik. Surat itu menyebutkan pelaksanaan waran menjadi saham terjadi pada 20 Agustus 2026, sehingga per 21 Agustus 2026 jumlah saham INET yang tercatat di bursa menjadi 22.375.536.318 lembar, berbarengan dengan sisa Waran Seri II yang masih beredar sebanyak 2.299.190.271 unit.

Waran Seri II adalah hak yang diberikan kepada pemegangnya untuk membeli saham baru INET dengan harga dan periode tertentu, dan pelaksanaannya bisa terjadi bertahap sepanjang masa berlaku waran tersebut belum habis. Konversi kali ini hanya salah satu dari rangkaian pelaksanaan yang berlangsung, mengingat masih ada lebih dari 2,29 miliar unit waran INET-W2 yang berpotensi dikonversi lagi menjadi saham baru di kemudian hari.